“Ado Lokak Mati”, Warga Desa Pelawe Kena Tujah

MUSIRAWAS – Aan Kristian alias Oong (41) terpaksa menjalani hari – harinya dibalik jeruji besi, setelah berhasil diringkus Tim Landak Polres Musi Rawas dan anggota Polsek BTS Ulu, Jum’at (6/8).

Pasalnya warga Desa Sukarena Kecamatan Sukakarya Kabupaten Musi Rawas ini melakukan tindak penganiayaan terhadap korban Hari Azurichi Surya (32), warga Dusun II Desa Pelawe Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas.

Kasus penganiayaan menyebabkan korban luka sayat di bagian lengan kanan dan mendapat Tujuh jahitan ini terjadi di Sawmil milik Supiyan, yang terletak di Dusun Lima Desa Pelawe, sekira pukul 12.30 WIB, Kamis (10/6) lalu.

Informasi diterima, penyebab penganiayaan tersebut dipicu kesalahpahaman antara pelaku dan korban.

Saat itu pelaku dan korban bertemu di sawmil milik Supiyan, dan pelaku bertanya kepada korban “ado lokak dak?”.

Namun dijawab oleh korban ” ado lokak mati”. Mendengar jawaban korban, pelaku langsung menusuk korban sebanyak satu kali menggunakan senjata tajam jenis pisau milik pelaku dan mengenai lengan tangan kanan korban.

Tidak terima dengan perbuatan pelaku, korban melaporkan kejadian menimpahnya ke kantor Polsek BTS Ulu guna diproses sesuai hukum berlaku.

Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy melalui Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku penganiayaan di Sawmill milik Supiyan.

“Pelaku ditangkap di rumahnya di Desa Sukarena Kecamatan Sukakarya.Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres Musi Rawas,” jelasnya.(ik)

%d blogger menyukai ini: