Selama Tiga Bulan 466 Warga Mura Meninggal, 421 Sudah Direalisasikan Santunan Kematian

MUSIRAWAS – Sejak launching santunan kematian Tiga Bulan lalu, 30 April 2021 hingga Minggu keempat Juli 2021, tercatat 466 warga Musi Rawas meninggal dunia.

421 diantaranya sudah direalisasikan santunan kematian sebesar Rp 3 juta per orang, sementara 45 lainnya masih dalam proses untuk segera ditranfers kepada ahli waris yang berhak menerimanya.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas Agus Susanto melalui Kabid Linjamsos, Evan Saipani, Rabu (28/7).

“Total seluruh berkas yang masuk sebanyak 466, dan sudah direalisasikan sebanyak 421 orang. Sisanya sebanyak 45 berkas usulan akan segera direalisasikan dalam minggu – minggu ini, karena sebagian berkasnya sudah lengkap,” kata Evan.

Untuk diketahui Pemkab Musi Rawas melalui Dinas Sosial tahun 2021 ini siapkan dana sebesar Rp 6.426.000.000 guna merealisasikan program santunan kematian.

Dana sebesar itu untuk alokasi santunan kematian sebanyak 2.142 orang dengan rincian Rp 3 juta setiap orang yang meninggal dunia.

Adapun syarat mendapatkan santunan, yakni warga Kabupaten Musi Rawas yang dibuktikan dengan KTP atau terdaftar di dalam KK Kabupaten Musi Rawas sekurang-kurangnya 6 bulan dibuktikan dengan keterangan domisili dari pemerintah desa setempat.

Santunan kematian ini tidak berlaku bagi orang yang melakukan perbuatan dilarang dalam agama seperti bunuh diri, aborsi dan lain – lain. Kemudian meninggal akibat hukuman mati karena putusan pengadilan.

Selanjutnya Balita yang meninggal yang usianya belum genap berumur Satu tahun serta orang yang melakukan kejahatan atau perbuatan pidana.

Santunan ini juga tidak berlaku bagi yang meninggal akibat penggunaan Obat-obat terlarang berupa Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya serta kematianakibat Bencana Alam. (Ik)

%d blogger menyukai ini: