Rambu Tanda Kapasitas Jalan Dirubah Oknum, Kadishub Mura Akan Cek Lokasi

Rambu Tanda Kapasitas Jalan di Rubah Oknum (fir/ik)

MUSIRAWAS – Rambu tanda jalan poros dari Q1 Wonorejo Kecamatan Tugumulyo – Simpang Semambang Kecamatan Tuah Negeri dirubah oknum tak bertanggung jawab.

Semestinya jalan kabupaten tersebut hanya bisa dilalui oleh kendaraan bertonase maksimal 5 ton yang ditandai oleh rambu larangan terpampang di pangkal jalan masuk Q1 Wonorejo.

Namun rambu tanda jalan yang semestinya tertulis larangan melintas bagi kendaraan berkapasitas di atas 5 ton, dirubah oknum menjadi 15 ton menggunakan cat semprot.

Salah seorang pengendara yang melintas di lokasi, Senin (14/6) Sudar mengatakan, rambu tanda jalan tersebut sudah lama dirubah oknum tak bertanggung jawab. Namun hingga kini tidak menjadi perhatian pihak terkait, sehingga kesannya dibiarkan saja.

Akibatnya kata dia, banyak kendaraan yang bertonase besar di atas 5 ton melintas di jalan poros ini.

” Panteslah jalan ini setiap hari dilewati kendaraan bertonase besar di atas 5 ton seperti truk pengangkut sawit, truk bahan material, dan kadang juga tronton yang mengangkut alat berat, karena tanda larangannya dirubah menjadi 15 ton,” kata dia.

Dia berharap pihak Dinas Perhubungan cepat tanggap dan segera memperbaiki rambu jalan ini.

Selain itu jelasnya, kendaraan bertonase besar yang melintasi jalan harus ditindak, agar jalan tidak cepat rusak.

“Kalau tidak segera ditanggapi dan ditindak, kendaraan bertonase besar seenaknya saja melintas di jalan ini. Dan jangan harap program Bupati Musi Rawas jalan mulus seluruh pelosok desa dapat terwujud,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Musi Rawas Adi Winata membenarkan bahwa jalan poros Q1 Wonorejo hingga ke Simpang Semambang Kecamatan Tuah Negeri hanya boleh dilalui oleh kendaraan yang kapasitasnya dibawah 5 ton.

Terkait rambu tanda jalan yang dirubah oleh oknum, pihaknya akan segera mengecek ke lokasi.

“Terimakasih infonya, besok kami akan langsung cek ke lokasi rambu tersebut,” katanya.(fir/ik)

%d blogger menyukai ini: