Terkendala Refocusing, Pemeliharaan Jalan Q1-Simpang Semambang Dihentikan

Terkendala Refocusing, Pemeliharaan Jalan Q1-Simpang Semambang Dihentikan

MUSIRAWAS –  Masyarakat pengguna jalan poros Q1 Tambah Asri Kecamatan Tugumulyo – Simpang Semambang Kecamatan Tuah Negeri harap bersabar atas distopnya pengerjaan pemeliharaan jalan tersebut.

Padahal Pemerintah Kabupaten Musi Rawas melalui Dinas PU Bina Marga di tahun 2021 ini telah menganggarkan dana Rp 1,6 miliar untuk pemeliharaan jalan poros yang telah mengalami kerusakan ini.

Namun pelaksanaannya harus dihentikan karena adanya refocusing, sehingga yang bisa dikerjakan hanya 46 persen dari anggaran yang telah dianggarkan.

Informasi berhasil dihimpun dilapangan, bagi masyarakat yang tidak tahu adanya refocusing pada kegiatan pengerjaan pemeliharaan jalan dilaksanakan CV OK Engineer dengan nilai kontrak sebesar Rp 1.576.000.000 ini akan menimbulkan asumsi negatif masyarakat salah satunya bahwa pengerjaannya terkesan asal-asalan dan ajang bancakan oknum saja.

Pasalnya pemeliharaan yang semestinya menggunakan aspal tapi hanya disiram seperti campuran solar berwarna hitam.

Selain itu pengerjaannya tidak merata dan hanya meratakan bagian aspal yang megelupas saja.Meskipun ada yang disiram aspal, sangat tipis sekali, sehingga ketebalannya berkurang alias lebih tipis dari sebelum diperbaiki.

Sebelumnya, pada tahun 2020 jalan Q1 Tambah Asri- Sp Semambang ini pernah dianggarkan sebesar Rp 772 juta dikerjakan CV Cipta, namun pengerjaannya juga kurang maksimal, lagi lagi alasannya karena adanya pengurangan anggaran untuk penanganan covid 19.

“Dua tahun berturut – turut pemeliharaan jalan Q1 Tambah Asri- Simpang Semambang ini dianggarkan, tapi kondisinya masih seperti ini, dan jika musim hujan kondisinya akan lebih parah dari sebelumnya. Terkesan uang ratusan bahkan miliaran rupiah untuk peningkatan jalan ini ajang bancakan dan dikerjakan asal-asalan,” kata Agus salah seorang pengendara melintas di jalan tersebut.

Apalagi jelasnya, di sekitar wilayah lokasi ada perusahaan PT Tropik, yang juga turut melakukan perbaikan jalan yang berlubang, meskipun hanya menimbun lubang menggunakan batu alakadarnya yang dicampur tanah merah lalu diratakan.

Kepala Dinas PU Bina Marga H Azhari melalui PPTK kegiatan pemeliharaan jalan Q1 Tambah Asri -Sp Semambang, Eko, Rabu ( 28/4) ditemui di lokasi kegiatan membenarkan pihaknya menghentikan kegiatan pemeliharaan jalan ini karena adanya refocusing.

“Pelaksanaannya Kami stop dulu, karena anggarannya di refocusing. Kami akan menghitung dulu sudah berapa persen yang telah dikerjakan kontraktor,” katanya sembari menjelaskan bahwa hanya 46 persen dari nilai kontrak yang bisa dibayar dari pekerjaan proyek tersebut.

Dia juga mengatakan, untuk papan merek kegiatan yang menerangkan bahwa dana pengerjaan proyek tersebut sebesar Rp 1.576.000.000 akan diubah sesuai jumlah yang dikerjakan agar tidak menimbulkan asumsi negatif dan pertanyaan masyarakat.

“Sementara dilakukan perbaikan oleh PT Tropik, bukan di tempat lokasi yang dikerjakan kontraktor. Jadi tidak tumpang tindih,” jelasnya.(fir/inilahkito.com)

%d blogger menyukai ini: